diposkan pada : 26-07-2016 22:03:31 MEMAHAMI METODE BELAJAR ANAK  SAAT LES PRIVAT JAKARTA | TANGERANG

 

 

MEMAHAMI METODE BELAJAR ANAK  SAAT LES PRIVAT JAKARTA | TANGERANG

Di sekolah setiap guru mengajar menggunakan metode belajar secara umum yang biasa digunakan, bahkan tidak semua murid bisa memahami pelajaran yang telah dijelaskan. Karena setiap murid memiliki metode pembelajaran yang berbeda. dengan adanya les privat murid akan mudah memahami pembelajaran dengan metode yang sesuai dengan kemampuan murid untuk mudah memahami pelajaran yang dijelaskan. 

Berdasarkan pengalaman yang pernah dialami kebanyakan guru dan murid mereka tidak mengetahui metode apa yang sesuai atau tepat untuk menjelaskan kepada murid tersebut sehingga murid tidak bisa mengerti dan merasa bosan dengan gurunya dan gurunya pun bingung untuk menjelaskan pelajarannya ketika les privat berlangsung.

Ada tiga metode yang bisa dilakukan untuk memahami cara belajar anak sesuai dengan kemampuan mereka, yaitu :

METODE VISUAL

Media visual merupakan penyampaian pesan atau informasi secara teknik dan kreatif yang mana menampilkan gambar, grafik serta tata dan letaknya jelas, sehingga murid dapat mengerti. Apabila dikaitkan antara media visual dan pembelajaran maka pembelajaran itu akan menarik, efektif dan efesien apabila menggunakan media visual sebagai media pembelajaran dipilih media visual karena kita harus ingat bahwa peserta didik khususya anak-anak terutama siswa sekolah dasar karena mereka masih berfikir konkrit, semua yang guru utarakan atau sampaikan harus mereka buktikan sendiri dengan mata mereka, kemudian media visual merupakan sumber belajar yang berisikan pesan atau materi pelajaran yang di buat secara menarik dalam bentuk kombinasi gambar,teks, gerak dan animasi yang di sesuaikan dengan usia peserta didik yang dapat menarik peserta didik dalam belajar, sehingga pembelajaran akan menyenangka dan tidak menjenuhkan.

Karakteristik: mencoret-coret ketika guru menerangkan; cenderung melihat sikap, gerakan, dan bibir guru saat mengajar; memiliki kepekaan kuat terhadap warna; berkomentar dengan apa yang dilihat dan dibayangkannya; lebih tertarik dengan tulisan, gambar, tabel dan grafik; bukan pendengar yang baik saat berkomunikasi; kurang mampu merekam penjelasan secara lisan; tidak terganggu dengan suasana bising; lebih menyukai seni gambar/patung dibandingkan seni musik.

Tips: guru menerangkan dengan memeragakan atau menggunakan alat bantu gambar dan grafik; duduk di bangku paling depan ketika berada di kelas; memiliki catatan dengan kombinasi warna tinta.

 

METODE AUDIO

Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.

Karakteristik: lebih suka mendengar penjelasan guru daripada melihat tulisan di papan tulis; berkomentar dengan apa yang didengar dan dibicarakannya; menyuarakan tulisan yang sedang dibaca; mudah terusik dengan suasana yang ribut; pendengar ulung; cenderung banyak bicara; mampu dengan mudah merekam irama; tidak suka membaca; kurang cakap dalam tulis-menulis; tidak peka dengan hal-hal baru/perubahan interior ruang/kelas; lebih menyukai seni musik dibandingkan seni gambar.

Tips: guru memperkuat irama ketika menerangkan; membawa tape recorder/mp3 saat belajar; belajar sambil mendengarkan musik pelan dan lembut.

 

METODE KINETIS

Anak dengan kemampuan belajar kinestetik tidak bisa hanya duduk tenang dan menunggu informasi disampaikan. Mereka tertarik mencari sendiri hal-hal yang ingin mereka tahu tanpa harus selalu membaca buku panduan. Oleh karena itu, tipe ini cenderung tidak bisa diam dan kerap dianggap anak nakal karena kerap tidak bisa diam dan sulit mendengarkan penjelasan guru di sekolah. Selain itu, tipe kinestetik sangat suka berjalan-jalan karena mereka melihat lingkungan sekitar dengan cara berbeda. Bagi mereka, bumi adalah sebuah taman bermain raksasa yang penuh dengan berbagai hal menarik yang ingin mereka ketahui dan jelajahi.

Karakteristik: mengerjakan sesuatu yang memungkinkan anggota tubuhnya aktif; berkomentar dengan apa yang dirasa dan dialami; suka menggunakan obyek nyata sebagai alat bantu belajar; menyentuh lawan bicara agar mendapat perhatian; menghafal dengan cara berjalan; menggunakan jari sebagai alat tunjuk ketika membaca; menyukai eksplorasi dan aktivitas fisik; tidak dapat diam untuk waktu yang lama.

Tips: Guru mengajar dengan simulasi dan praktik; berkomunikasi dengan sentuhan; melakukan eksperimen dan study tour; belajar di tempat yang luas, yang memungkinkan untuk banyak bergerak.

MEMAHAMI METODE BELAJAR ANAK  SAAT LES PRIVAT JAKARTA | TANGERANG

 

 

 

Artikel lainnya »